Heart Broken: Heal it and Move on!


Now playing:
Total Eclipse of the Heart – Bonnie Tyler
Patah hati, topik yang mau dibahas dari segi apapun akan selalu menarik dan nggak ada habisnya. Sebenernya, patah hati itu apa sih? Kalau merujuk pada KBBI patah hati merupakan rasa kecewa akibat putusnya percintaan dan harapan yang gagal. Atau gampangnya, patah hati itu gabungan antara perasaan sedih, kecewa, dan marah akibat berpisah dengan seseorang ataupun kehilangan seseorang.
Apakah patah hati hanya dirasakan pemuda pemudi yang sedang dimabuk asmara aja? Jawabannya adalah tidak. Patah hati bisa dialami oleh siapapun, dan nggak harus selalu dikonotasikan akibat kehilangan pasangan ya. Patah hati bisa terjadi ketika ada masalah sama keluarga, kehilangan teman, gagal keterima sekolah impian, atau bahkan sedih karena penyanyi favorit harus hiatus.
Lalu, kalau kita udah tahu kita sedang mengalami patah hati kita harus ngapain? Tentunya tarik nafas dulu, tenang, dan rasain semua perasaan kita. Sedih, pengen nangis, marah, dan sebagainya, ya ungkapin aja, sampai kita lega dan puas. Tentunya di tempat dan situasi yang mendukung ya, jangan di tengah jalan raya teriak-teriak marah-marah ntar orang lain bingung. Selanjutnya, kalau udah lega kita bisa nulis atau gambar apa yang kita rasain. Oiya metode ini bagus juga buat kita yang nggak bisa ekspresif atau bingung mengutarakan perasaan. Udah lega? Bagus, tapi jangan langsung seneng dulu, kadang perasaan sakit itu perlu DIOBATI BUKAN hanya sekedar DITUTUPI.
Mengobati luka di hati tentunya butuh waktu. Sama seperti kita saat sakit, nggak sekejap langsung sembuh, kan? Nikmatin aja prosesnya, liburan, makan enak, sedih lagi, nangis lagi, jalan-jalan, nonton, sedih lagi, gitu terus sampai kita merasa lebih baik. Bahkan patah hati bisa menyebabkan penyakit serius dan kematian, lho! Berdasarkan artikel ABC Radio, ada yang namanya broken heart syndrome di mana ini merupakan reaksi tubuh akibat melonjaknya hormon stres. Pada keadaan ini, kita akan merasakan nyeri luar biasa di dada dan sesak nafas sehingga menyebabkan resiko kematian. Serem!
Jadi, yuk kita menikmati proses patah hati sebagai bentuk pendewasaan diri dan bentuk cinta kita kepada diri sendiri. Yang lalu biarin berlalu, karena apapun yang kita lakuin nggak akan bisa mengubah masa lalu, kita cuman bisa belajar dari pengalamannya. Selamat menikmati patah hati, kawan!
Author : Reynalda Fildzah D.



Comments