top of page

Digantungin Ternyata Ada Psikologinya!

Writer: arayou
arayou
Sep 25, 2020
2 min read


Sejak adanya pandemi, kita yang biasanya hidup dengan membuat rencana jadi stress dan bingung karena rencana yang udah dibuat jadi kacau balau. Kalau pun kita buat rencana lagi rasanya gabisa, karena kita sedang hidup dengan uncertainty. Well, sebenarnya kita selalu hidup dengan uncertainty. Tapi, dengan kondisi yang sekarang sedang terjadi Global Pandemic, ketidakpastian itu makin terasa. Bukan cuma stres tapi rasa takut dan cemas juga semakin kita rasakan karena adanya pandemi ini. Belum lagi banyak sekali perubahan yang terjadi di dalam hidup kita, mulai dari perubahan kehidupan kita sehari-hari yang lebih banyak kita lakukan di rumah, perubahan sistem kerja sampai belajar mengajar. Kita hanya butuh kepastian sampai kapan kita harus hidup di kondisi seperti ini tapi, tidak ada yang bisa memberi kita kepastian.


Kita merasakan stres, takut dan cemas yang berlebihan dalam Uncertainty karena respon otak kita untuk bertahan hidup selalu melakukan pembaruan, dengan cara memunculkan judgement atau penilaian terhadap hal-hal disekitar kita mana yang aman dan mana yang tidak. Karena kita tidak tahu apa yang selanjutnya akan terjadi, otak kita akhirnya membuat setting kalau uncertainty means danger. Respon ini juga sebenarnya dalah respon natural kita sebagai manusia, karena kita tidak bisa menerka-nerka apa yang terjadi selanjutnya.

Can we overcome the uncertainty in this covid situation? Jawabannya of course! Meskipun dalam keadaan tidak pasti ini kita menjadi lebih anxious, takut dan stres, kita juga bisa mengurangi perasaan-perasaan tersebut dengan beberapa hal.

1. Do the basics

Maksudnya disini adalah, kita tetap menjaga kesehatan diri dan orang sekitar. Seperti menggunakan masker 3 lapis saat keluar rumah, mencuci tangan secara berkala, minum multivitamin, berolahraga, dan juga tidak keluar rumah apabila tidak mendesak.


2. No Panic

Memang akan susah untuk stay calm di situasi yang seperti ini. Akan tetapi, tetap tenang bisa membantu kita mengurangi rasa takut sampai cemas lho. Practice mindfulness bisa membantu kamu untuk tetap tenang di situasi yang kacau.


3. Keep your mind in check

Menurut pendapat para ahli, mindset kita di saat seperti ini adalah hal yang paling penting. Kita harus santai tapi tetap waspada. Apabila kamu merasakan ketakutan berlebihan dan kecemasan yang berlebihan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari… it’s better for you to seek a professional help.


4. Ask yourself

Kamu perlu bertanya kpada diri sendiri apa yang kamu takutkan? Apakah virusnya, atau perubahan yang drastis, atau sesuatu yang tidak bisa kamu kontrol seperti ketidakpastian. Hal ini akan memudahkan kamu untuk meregulasi perasaan takut itu.

5. Find the opportunity

Menemukan peluang lain di dalam kesulitan terdengar impossible. Tapi, dalam keadaan seperti ini, mencari peluang baru untuk diri kita adalah the best way to cope with uncertainty. Lagipula semua ada hikmahnya kan.

Berkomitmen untuk melihat dan menerima lebih banyak ketidakpastian bukan berarti kita berperang dengan ketidaktahuan. Kita harus berusaha untuk menggantikan ketidakpastian yang kita rasakan dengan pengetahuan tentang kebenaran yang sesungguhnya. Namun, seringkali, kita berusaha mengganti ketidakpastian dengan perasaan tahu akan kepastian. Padahal, kamu juga bisa menikmati ketidakpastian ini lho.


Written by : Magrizkia Aulia W.

Sources :

The Psychology of Judgement Under Uncertainty. (2006). Uncertain Judgements: Eliciting Experts’ Probabilities, 33–59. doi:10.1002/0470033312.ch3

 
 
 

Comments


© 2019 by Arayou.id. Proudly created with Wix.com

bottom of page